Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh

Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh adalah program pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada peningkatan Kecerdasan Emosional (EQ) pemimpin melalui empat domain inti: Kesadaran Diri, Pengelolaan Diri, Kesadaran Sosial (Empati), dan Pengelolaan Hubungan.

Peserta dalam training ini akan mengubah pemahaman emosi menjadi alat strategis untuk memimpin. Pemimpin dilatih untuk mengelola stres dan reaksi impulsif mereka sendiri, memahami dinamika emosional tim dan stakeholder, serta menggunakan empati untuk membangun rapport, menyelesaikan konflik, dan mempengaruhi keputusan secara etis, yang pada akhirnya meningkatkan Dampak dan Pengaruh kepemimpinan mereka dalam organisasi.

Di dunia korporat yang bertekanan tinggi, di mana keputusan sering kali harus dibuat di bawah tekanan, Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence/EQ) telah terbukti menjadi prediktor kesuksesan yang lebih kuat daripada Kecerdasan Intelektual (IQ). Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh ini dirancang untuk membekali para pemimpin dengan kompetensi inti EQ, memungkinkan mereka untuk mengelola emosi diri sendiri, memahami dinamika tim, dan memengaruhi stakeholder dengan empati dan ketenangan.

Banyak pemimpin yang memiliki strategi brilian dan analisis yang sempurna, namun gagal dalam implementasi karena mereka tidak mampu membaca suasana emosional tim mereka, salah menangani konflik, atau bereaksi secara impulsif terhadap tekanan. Kegagalan soft skill ini dapat merusak kepercayaan, menciptakan lingkungan kerja yang toksik, dan secara signifikan mengurangi engagement serta produktivitas karyawan. EQ bukan hanya tentang “merasa baik”; ini adalah keterampilan yang dapat dilatih dan penting untuk pengambilan keputusan yang rasional dan negosiasi yang sukses.

training kecerdasan emosional untuk pengaruh dan hasil yang lebih baik
training kecerdasan emosional untuk dampak dan pengaruh top motivator

Program ini akan menggunakan kerangka kerja empat domain EQ yang diakui secara luas: Kesadaran Diri (Self-Awareness), Pengelolaan Diri (Self-Management), Kesadaran Sosial (Social Awareness), dan Pengelolaan Hubungan (Relationship Management).

Di tahap Kesadaran Diri, peserta akan belajar mengenali pemicu emosi mereka (emotional triggers), memahami nilai-nilai inti mereka, dan menganalisis bagaimana suasana hati mereka memengaruhi pengambilan keputusan. Kemudian, pada Pengelolaan Diri, fokus akan beralih pada pengendalian impuls, penanganan stres dan burnout secara proaktif, serta demonstrasi transparency dan adaptability.

Dua domain terakhir, yang paling krusial untuk Dampak dan Pengaruh, adalah Kesadaran Sosial (kemampuan membaca emosi orang lain, atau empathy) dan Pengelolaan Hubungan (kemampuan untuk menginspirasi, memediasi konflik, dan mempengaruhi orang lain tanpa otoritas formal). Peserta akan dilatih untuk melakukan active listening dengan empati, mengidentifikasi emosi yang tidak terucapkan (unspoken emotions) dalam rapat, dan menerapkan teknik negosiasi yang berakar pada pemahaman kebutuhan emosional stakeholder.

Dengan mengintegrasikan EQ ke dalam gaya kepemimpinan mereka, peserta akan bertransformasi menjadi pemimpin yang lebih seimbang, yang mampu menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan tim mereka. Mereka akan mampu mengomunikasikan kritik dengan cara yang memotivasi (bukan membuat defensif), memediasi perselisihan dengan keadilan, dan, yang terpenting, menjadi sumber ketenangan dan keyakinan di tengah krisis organisasi.

Tujuan Pelatihan Kecerdasan Emosional

Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta akan mampu:

  1. Melakukan penilaian akurat terhadap Kesadaran Diri (Self-Awareness) emosional dan pemicu stres pribadi.
  2. Menerapkan teknik Pengelolaan Diri (Self-Management) untuk mengendalikan reaksi impulsif, menunjukkan ketenangan, dan beradaptasi terhadap perubahan.
  3. Meningkatkan Empati (Empathy) dan Kesadaran Sosial (Social Awareness) untuk memahami kebutuhan dan perasaan tersembunyi tim dan stakeholder.
  4. Menggunakan Pengelolaan Hubungan (Relationship Management) untuk menyelesaikan konflik, memotivasi, dan mempengaruhi keputusan melalui rapport dan koneksi.
  5. Menciptakan lingkungan kerja yang mendorong Kesejahteraan Emosional (Emotional Well-being) dan mengurangi turnover.

Manfaat Training

  • Bagi Peserta: Peningkatan kemampuan negosiasi dan pengaruh, pengelolaan stres yang lebih baik, dan hubungan kerja yang lebih kuat dan produktif.
  • Bagi Tim: Peningkatan psychological safety, penurunan konflik internal, dan peningkatan employee engagement yang didorong oleh trust.
  • Bagi Perusahaan: Peningkatan keberhasilan negosiasi B2B/B2C, pengambilan keputusan yang lebih baik di bawah tekanan, dan peningkatan retensi talenta.

Sasaran Peserta

  • Manajer, Supervisor, dan Team Leader di semua tingkatan.
  • Pemimpin yang sering berhadapan dengan konflik atau negosiasi berisiko tinggi.
  • Individu yang baru dipromosikan dan membutuhkan keterampilan soft skill tingkat lanjut.

Metode Training Emotional Intellegence

  • EQ Self-Assessment dan Jurnal Refleksi Emosi Harian.
  • Simulasi Role-Playing Konflik dan Negosiasi Emosional.
  • Analisis Studi Kasus Kepemimpinan Krisis.
  • Latihan Teknik Mindfulness dan Ketenangan.
  • Peer Coaching dan Feedback Terstruktur.
pelatihan kecerdasan emosional yang berdampak signifikan
pelatihan kecerdasan emosional yang berdampak signifikan

Materi Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh

Sesi 1: Mengapa EQ Lebih Penting dari IQ

  1. Definisi 4 Domain EQ (Goleman) dan Peran dalam Kepemimpinan.
  2. Menghubungkan EQ dengan Kinerja Bisnis dan Engagement.
  3. Prinsip Amygdala Hijack dan Reaksi Emosional Bawah Sadar.

EQ Self-Assessment: Mengidentifikasi Kekuatan dan Area Peningkatan Pribadi.

Sesi 2: Mengidentifikasi Pemicu Emosional (Emotional Triggers)

  1. Memahami Sumber Stres dan Pemicu Reaksi Negatif.
  2. Mengenal Nilai-Nilai Inti dan Konsistensi Diri.
  3. Memahami Perbedaan antara Perasaan, Pikiran, dan Tindakan.

Jurnal Refleksi: Menganalisis 3 Reaksi Emosional Kuat Terakhir dan Pemicunya.

Sesi 3: Kontrol Diri dan Ketenangan di Bawah Tekanan

  1. Teknik Pausing dan Reframing untuk Mencegah Reaksi Impulsif.
  2. Menunjukkan Transparency dan Integritas Emosional.
  3. Mempertahankan Optimism dan Resilience Kepemimpinan.

Latihan Role-Play: Merespons Kritik yang Tidak Adil dengan Tenang.

Sesi 4: Mengelola Stres dan Kesejahteraan Emosional

  1. Strategi Proaktif Menghadapi Burnout dan Kelelahan Emosi.
  2. Work-Life Balance dan Batasan Pribadi yang Sehat.
  3. Adaptasi: Mengubah Stres Menjadi Energi Fokus.

Latihan Mindfulness: Latihan Pernapasan Ketenangan (3 Menit).

Sesi 5: Seni Empati dan Membaca Emosi Orang Lain

  1. Tiga Jenis Empati (Kognitif, Emosional, dan Peduli).
  2. Membaca Bahasa Tubuh dan Isyarat Non-Verbal (Unspoken Emotions).
  3. Organizational Awareness: Memahami Jaringan Sosial dan Budaya Organisasi.

Latihan Mendengar Empati: Mendengarkan Keluhan Rekan tanpa Memberikan Solusi.

Sesi 6: Melayani Kebutuhan Tim dan Stakeholder

  1. Mengidentifikasi Kebutuhan Emosional Dasar Tim.
  2. Membangun Rapport dan Koneksi Otentik dengan Cepat.
  3. Menggunakan Empati untuk Memprediksi Reaksi Stakeholder dalam Negosiasi.

Role-Play: Coaching Karyawan yang Menunjukkan Tanda-Tanda Burnout atau Stres

Sesi 7: Menyelesaikan Konflik dan Memotivasi

  1. Teknik Mediasi Konflik Berbasis Kebutuhan Emosional.
  2. Membangun dan Memelihara Ikatan Tim (Team Cohesion).
  3. Inspirasi: Menggunakan Visi untuk Memicu Motivasi Internal.

Role-Play 4: Memediasi Konflik Intens antara 2 Anggota Tim.

Sesi 8: Mempengaruhi dan Membangun Dampak EQ

  1. Pengaruh Non-Otoritatif: Memimpin tanpa Gelar Formal.
  2. Negosiasi Berbasis Prinsip dan Kepentingan Emosional.
  3. Rencana Aksi Pengembangan Kecerdasan Emosional Pribadi.

Action Plan: Menyusun Rencana Peer-to-Peer Influence untuk Proyek Berikutnya.

Waktu dan Tempat Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh

Top Motivator Training menyelenggarakan kegiatan training dengan bekerja sama dengan berbagai hotel di Kota Yogyakarta.

Kegiatan Training juga dapat diselenggarakan secara online, sehingga memudahkan anda untuk mengikuti training dengan lebih mudah.

Waktu penyelenggaraan training dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara pelanggan dengan Tim Top Motivator Training.

pelatihan inclusive leadership and mengelola perbedaan
pelatihan inclusive leadership and mengelola perbedaan

Investasi Training  Private Training

  • Harga mulai dari Rp  6.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

Investasi Regular Training  Non Residential

  • Harga mulai dari Rp  6.000.000,- /peserta
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

Investari In House Training Non Residential

  • Paket A : Harga mulai dari Rp. 4.500.000,- /peserta. * Non Residential. Jika jumlah peserta 10-15 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket B : Harga mulai dari Rp  4.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 16-20 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket C : Harga mulai dari Rp  3.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta lebih dari 21 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Kesimpulan Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh

Semakin baik kecerdasan emosional anda, maka semakin mudah anda meraih keberhasilan. Sebaliknya, semakin rendah Tingkat kecerdasan anda, maka dibutuhkan Upaya ekstra untuk dapat menyajikan performa berkinerja tinggi.

Esensi kepemimpinan adalah dampak dan pengaruh yang nyata. Pemimpin yang inspiratif dapat memberikan dampak dan pengaruh yang signifikan dalam setiap kesempatan yang diberikan kepadanya. Jadi, dengan memahami kecerdasan emosional dengan sangat baik, maka kinerja akan terangkat tinggi melalui implementasi yang anda lakukan.

Sekarang, keputusan untuk mengikuti “Training Kecerdasan Emosional untuk Dampak dan Pengaruh” ada di tangan anda. Jika anda mau meraih peningkatan performa baik secara pribadi maupun secara professional, maka ambil Keputusan untuk segera mengeksekusi.

Ambil Keputusan sekarang, untuk menghubungi Tim Top Motivator Training, agar unjuk performa dan kinerja korporasi anda akan semakin membaik.

Tunggu apalagi? Sekarang adalah waktu yang tepat untuk bertindak!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top