Training Strategic Communication And Executive Presence

Training Strategic Communication and Executive Presence adalah program pengembangan kepemimpinan yang berfokus pada peningkatan kemampuan pemimpin untuk mempengaruhi dan memperoleh kredibilitas di tingkat eksekutif. Pelatihan ini memadukan dua disiplin ilmu:

  1. Strategic Communication: Keterampilan merencanakan, menyusun (structuring), dan menyampaikan pesan yang kompleks (menggunakan teknik seperti Pyramid Principle dan storytelling) agar ringkas, persuasif, dan berorientasi pada keputusan.
  2. Executive Presence: Kemampuan untuk menampilkan otoritas, ketenangan (gravitas), dan kepercayaan diri melalui bahasa tubuh, gaya bicara, dan sikap saat menghadapi tekanan, sehingga pemimpin didengarkan dan dihormati.

Pelatihan Strategic Communication and Executive Presence adalah memastikan bahwa visi, ide, dan inisiatif strategis pemimpin tidak hanya didengar, tetapi juga diterima, disetujui, dan diimplementasikan oleh stakeholder tingkat atas.

Di tingkat kepemimpinan eksekutif, kemampuan teknis hanyalah permulaan. Faktor penentu kesuksesan dalam memajukan karir dan agenda organisasi adalah Strategic Communication (Komunikasi Strategis) dan Executive Presence (Kehadiran Eksekutif). Training Strategic Communication and Executive Presence ini dirancang untuk mengubah para pemimpin menjadi komunikator berpengaruh yang mampu menyampaikan pesan kompleks dengan kejelasan, keyakinan, dan otoritas, baik di hadapan Board of Directors maupun tim mereka sendiri.

Banyak pemimpin yang brilian secara analitis, namun seringkali pesan mereka tersesat atau gagal menggerakkan karena kurangnya struktur dan dampak. Komunikasi mereka cenderung terlalu teknis, bertele-tele, atau tidak mampu menjawab pertanyaan paling penting: “Apa insight-nya dan mengapa ini penting bagi saya?” Kegagalan ini menghambat pengambilan keputusan, memperlambat inisiatif, dan mengurangi kredibilitas pemimpin di mata stakeholder utama.

Pelatihan strategic communication and executive presentation
training strategic communication and executive presence top motivator indonesia

Program ini akan membedah Komunikasi Strategis sebagai disiplin ilmu yang fokus pada tujuan dan audiens. Peserta akan dilatih untuk menerapkan prinsip Pyramid Principle (Prinsip Piramida) agar pesan utama selalu diletakkan di awal (top-line message), didukung oleh argumen logis yang terstruktur. Ini memungkinkan pemimpin untuk menghemat waktu audiens eksekutif dan memastikan takeaway utama tidak pernah terlewatkan. Kami juga akan membahas seni storytelling (bercerita) sebagai alat strategis untuk membangun koneksi emosional dan membuat data yang rumit menjadi mudah diingat dan dipahami.

Sementara itu, Executive Presence adalah kombinasi dari tiga pilar utama: Cara Berbicara (Gravitas), Penampilan (Appearance), dan Cara Bertindak (Communication). Gravitas melibatkan bagaimana seseorang bersikap di bawah tekanan, menampilkan keyakinan, dan bertindak dengan ketegasan dan kebijaksanaan. Communication fokus pada keterampilan mendengarkan secara strategis dan cara mengajukan pertanyaan yang tepat pada waktu yang tepat. Appearance bukan hanya tentang pakaian, tetapi tentang bagaimana seorang pemimpin tampil profesional dan sesuai dengan ekspektasi peran tingkat atas.

Peserta akan melalui latihan intensif, termasuk simulasi presentasi eksekutif dan media training dasar, untuk memoles gaya bicara, bahasa tubuh, dan kemampuan mereka untuk berpikir jernih saat diinterogasi. Dengan menguasai kedua domain ini, peserta tidak hanya akan meningkatkan visibility dan kredibilitas pribadi mereka, tetapi juga secara fundamental meningkatkan kemampuan mereka untuk mempengaruhi keputusan besar dan mendorong strategi perusahaan ke depan. Mereka akan menjadi pemimpin yang didengarkan—bahkan sebelum mereka mulai berbicara.

Tujuan Training Stretegic Communication

Setelah menyelesaikan pelatihan ini, peserta akan mampu:

  1. Menerapkan Pyramid Principle untuk menstruktur pesan kompleks menjadi komunikasi yang ringkas dan persuasif, ideal untuk audiens eksekutif.
  2. Mengekspresikan Executive Presence melalui tiga pilar (Gravitas, Appearance, Communication) untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan diri.
  3. Menguasai teknik Strategic Storytelling untuk mengubah data dan fakta menjadi narasi yang menginspirasi dan mudah diingat.
  4. Menangani pertanyaan sulit dan pushback dengan tenang dan otoritas, serta mengelola interupsi secara efektif.
  5. Merancang dan menyampaikan presentasi berisiko tinggi (high-stakes presentation) yang menghasilkan keputusan dan tindakan yang diinginkan.
Pelatihan Komunikasi Strategis dan Presentasi Eksekutif
training strategic communication and executive presence

Manfaat Training

  • Bagi Peserta: Peningkatan visibility dan kredibilitas di mata stakeholder senior, kemampuan mempengaruhi yang lebih besar, dan kesiapan untuk peran Chief-level.
  • Bagi Tim: Komunikasi yang lebih jelas dari atas ke bawah, mengurangi miskomunikasi, dan peningkatan kecepatan pengambilan keputusan.
  • Bagi Perusahaan: Strategi diartikulasikan dengan lebih baik, peningkatan keberhasilan presentasi kepada investor/klien, dan citra kepemimpinan yang lebih kuat.

Sasaran Peserta

  • Manajer Tingkat Menengah hingga Atas yang berinteraksi dengan Board atau Senior Leadership.
  • Eksekutif yang bertanggung jawab atas presentasi strategis (Misalnya: Kepala Divisi, VP, Direktur).
  • Profesional yang ingin meningkatkan Executive Presence mereka sebagai bagian dari persiapan karir.

Metode Training

  • Simulasi Presentasi Video (Peserta merekam dan menganalisis diri sendiri).
  • Sesi Impromptu Speaking dan Latihan Penanganan Q&A.
  • Analisis Video Case Study Kepemimpinan Global.
  • Latihan Strukturisasi Pesan Cepat (One-Minute Pitch).
  • Peer Feedback yang Konstruktif dan Terstruktur.

Materi Training Training Strategic Communication And Executive Presence

Sesi 1: Menentukan Tujuan dan Audiens Strategis

  1. Tiga Pertanyaan Kritis: Tujuan, Pesan Kunci, dan Call-to-Action.
  2. Memahami Empat Tipe Audiens dan Kebutuhan Mereka.
  3. Membedakan Reporting vs. Strategizing (Informasi vs. Keputusan).

Worksheet: Mendefinisikan Tujuan dan Analisis Profil Audiens untuk 1 Rapat Strategis.

Sesi 2: Menguasai Pyramid Principle (Struktur Pesan)

  1. Konsep Top-Line Message: Jawaban Utama Dulu.
  2. Teknik Pengelompokan Logis (Grouping dan Ordering).
  3. Menyusun Urutan Argumen yang Flow dan Persuasif.

Latihan Strukturisasi Cepat: Meringkas Laporan 10 Halaman menjadi 3 Poin Utama.

Sesi 3: Pilar Gravitas: Keyakinan dan Ketenangan

  1. Mendefinisikan Gravitas: Bertindak dengan Ketenangan di Bawah Tekanan.
  2. Bahasa Tubuh (Body Language) yang Memancarkan Otoritas.
  3. Teknik Mengelola Kecemasan dan Ketidaknyamanan Diri.

Role-Playing: Menanggapi Pushback Tak Terduga dari Senior dengan Tenang (Pausing Technique).

Sesi 4: Menguasai Suara dan Bahasa Verbal

  1. Pace, Pause, and Pitch: Menggunakan Suara sebagai Alat Strategis.
  2. Menghindari Filler Words (eh, um, jadi) dan Penggunaan Kata Kuat.
  3. Bahasa yang Inklusif dan Bersifat Eksekutif.

Latihan Vokal: Latihan Pause dan Mengubah Kecepatan Bicara untuk Penekanan.

Sesi 5: Strategic Storytelling untuk Dampak

  1. Kerangka Dasar Narasi: Karakter, Konflik, dan Resolusi.
  2. Mengubah Data Menjadi Visual Story yang Kuat.
  3. Menghubungkan Nilai Perusahaan dengan Keputusan Bisnis.

Drafting: Menyusun Cerita Singkat (30 Detik) yang Mendukung Data Kunci.

Sesi 6: Merancang dan Menyampaikan Presentasi Eksekutif

  1. Aturan 10/20/30 dan Desain Slide yang Minimalis. Micro-Presentation: Peserta Menyampaikan Presentasi 5 Menit dan Menerima Feedback Video.
  2. Teknik Pembukaan (Hook) dan Penutup (Call-to-Action) yang Kuat.
  3. Menavigasi Rapat Virtual dengan Executive Presence.

Micro-Presentation: Peserta Menyampaikan Presentasi 5 Menit dan Menerima Feedback Video.

Sesi 7: Menguasai Sesi Q&A dan Debat

  1. Teknik Mendengarkan Strategis: Mendengar Pertanyaan di Balik Pertanyaan.
  2. Bridging dan Flagging: Mengarahkan Kembali Diskusi ke Pesan Utama.
  3. Menangani Interupsi dan Mengambil Kembali Kontrol Diskusi.

Simulasi Q&A Pressure Cooker: Menjawab 5 Pertanyaan Agresif Secara Beruntun.

Sesi 8: Kredibilitas dan Rencana Aksi Eksekutif

  1. Membangun Kredibilitas Melalui Keahlian dan Integritas (E-I-P Model).
  2. Menyusun Personal Branding dan Executive Image.
  3. Rencana Aksi Executive Presence dan Komunikasi Strategis Pribadi.

Peer Coaching: Memberikan Feedback Final tentang Executive Presence Rekan dan Menyusun Rencana Tindak Lanjut.

pelatihan skill komunikasi strategis untuk pemimpin
pelatihan komunikasi strategis dan kehadiran eksekutif top motivator indonesia

Waktu dan Tempat Pelatihan Strategic Communication And Executive Presence

Top Motivator Training menyelenggarakan kegiatan training dengan bekerja sama dengan berbagai hotel di Kota Yogyakarta.

Kegiatan Training juga dapat diselenggarakan secara online, sehingga memudahkan anda untuk mengikuti training dengan lebih mudah.

Waktu penyelenggaraan training dapat dilakukan sesuai dengan kesepakatan antara pelanggan dengan Tim Top Motivator Training.

Investasi Training  Private Training

  • Harga mulai dari Rp  6.500.000,- /peserta * Non Residential
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

Investasi Regular Training  Non Residential

  • Harga mulai dari Rp  6.000.000,- /peserta
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta
  • Fasilitas : Meeting Room, Lunch & Coffe Break, Dokumentasi, Modul Materi, Sertifikat dan Training Kit.

Investari In House Training Non Residential

  • Paket A : Harga mulai dari Rp. 4.500.000,- /peserta. * Non Residential. Jika jumlah peserta 10-15 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket B : Harga mulai dari Rp  4.000.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta 16-20 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Paket C : Harga mulai dari Rp  3.500.000,- /peserta * Non Residential jika jumlah peserta lebih dari 21 orang dari 1 perusahaan/instansi
  • Biaya tidak termasuk biaya penginapan peserta,biaya transportasi,akomodasi, instruktur, staff dokumentasi, coffe break dan konsumsi selama kegiatan berlangsung.

Kesimpulan Training Strategic Communication And Executive Presence

Pemimpin strategis memiliki kemampuan menyajikan komunikasi yang strategis juga. Bahkan, idealnya, pemimpin strategis harus menjadi role model dalam performa berbicara, berpenampilan, dan berkinerja.

Semakin tinggi pencapaian karir seorang pemimpin, maka semakin banyak menyajikan komunikasi strategis. Oleh karena itu, pelatihan Komunikasi Strategis sangat urgen bagi setiap orang yang menjadi bagian dalam manajemen kepemimpinan

Sekarang, keputusan untuk mengikuti “Training Strategic Communication And Executive Presence” ada di tangan anda. Jika anda mau meraih peningkatan performa baik secara pribadi maupun secara professional, maka ambil Keputusan untuk segera mengeksekusi.

Ambil Keputusan sekarang, untuk menghubungi Tim Top Motivator Training, agar unjuk performa dan kinerja korporasi anda akan semakin membaik.

Tunggu apalagi? Sekarang adalah waktu yang tepat untuk bertindak!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top